News
Akan Ada Kompetisi Baru Demi Merayakan Ulang Tahun PSSI
19 Feb 2018
Undepo.com - Jakarta - PSSI sekarang ini telah merencanakan akan menjalankan kompetisi Anniversary Cup yang akan berjalan pada 27 April-6 Mei. Kompetisi ini juga digelar demi mempersiapkan tim Nasional Indonesia U23 mengikuti kejuaraan Asian Games 2018. Disisi lain mengapa kompetisi ini digelar karena sebelumnya telah terjadi pembatalan acara sepak bola yang akan berlangsung pada bulan Februari ini.

Kalau saja ini semua akan berjalan sesuai dengan jadwal yang ditentukan, ini semua bersamaan dengan PSSI yang sebentar lagi akan ulang tahun. Bandar Judi - Disusul dengan adanya Anniversary Cup yang akan dibuka pada pertengahan April nanti, ujar Joko mengatakan kepada wartawan ketika ditemui di kantor pusat PSSI, Minggu 18 Februari kemarin.

Kabar Timnas Indonesia U19 di Pimpin Pelatih Baru

Sedangkan untuk Timnas Indonesia U19, Bima Sakti akan segera melatih anak-anak di U19 setelah dia menggantikan Indra Sjafri yang kenyataannya tidak diperpanjang kontraknya oleh PSSI. Sedangkan untuk pelatih penjaga gawang, Bima sudah menunjuk mantan penjaga gawang dari skuat Persija tahun 2000-an untuk melatih. Taruhan Online - Mukti Ali Raja dipastikan dirinya sudah ikut serta dalam melatih ketika pemusatan latihan pertama ini dilakukan. Pemusatan tersebut terjadi pada Minggu 18 Februari di Lapangan ABC.

Bima pribadi pun sudah mempunyai alasan tertentu mengapa dirinya memilih Mukti untuk dipercaya melatih kiper U19. Salah satu alasan yang kuat ialah Mukti merupakan mantan kiper yang dapat di percaya. Ditambah lagi dirinya tercatat cukup muda dan sekarang ini masih berusia 37 tahun. Bima Sakti juga mau ditimnya ini memiliki pelatih muda. Mukti juga diminta, apabila ada kendala yang dialami oleh kiper nantinya, Bima Sakti menambahkan.

Waktu Mukti ditemui secara terpisah, dirinya sangat bangga menerima tantangan baru. Apalagi dirinya ditugaskan untuk mendidik anak-anak di U19. Agen Judi Terpercaya - Yang pasti ini merupakan tantangan yang berbeda bagi Mukti. Karena sebelumnya dia ialah seorang pemain bukan pelatih. Namun tentang bebab, jelas beban menjadi seorang pelatih sangat berat dibandingkan menjadi pemain. Mungkin nanti saya juga akan banyak belajar dari mereka, Mukti menjelaskan.

Return to Index