News
Atep Kunjungi Rumah Choerul Huda
22 Oct 2017
Undepo.com - Lamongan – Beberapa pemain dari Persib Bandung telah mengunjungi kediaman keluarga mendinga penjaga gawang Persela Lamongan, Choerul Huda tepatnya pada Sabtu 21 Oktober 2017. Mereka berkunjung bertujuan untuk turut berbela sungkawa atas meninggalnya Huda.

Persela Lamongan dan Persib dijadwalkan akan bertanding pada Munggu 22 Oktober dini hari. Khusus untuk pertandingan pekan ini, akan ada prosesi mengheningkan cipta sebelum kick-off laga pertandingan sebagai bentuk dari penghormatan kepada Choirul Huda. Agen Bola Terpercaya - Seperti yang diberitakan dari halaman resmi Persib, skuat berjulukan Maung Bandung segera bergegas menuju ke rumah duka usai mencoba lapangan di Stadion Gelora Surajaya 10.00 WIB. Para romobongan seperti Michael Essien, Atep, Hariono, sampai I Made Wirawan disambut hanyat oleh istri almarhum Lidya Angraini.

Lidya mengungkapkan isi harinya, alhamdulilah saya tidak bisa berkata apa-apa lagi. Bandar Judi - Saya ucapkan banyak terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim Persib atas kedatangan dan kebaikannya. Sebelumnya Lidya berkata, mohon dimaafkan apabila suami saya punya kesalahan semasa hidupnya, Lidya menambahkan.

Dalam kesempatan yang sama, Essien, Atep dan kawan-kawan turut memberikan kostum Persib kepada kedua putra Choirul Huda, Rachul Maulana yang menginjak usia 13 tahun dan Rafael Ramadhan 10 tahun. Beberapa anggota keluarga almarhum tidak kuasa menahan haru saat keduanya memakaikan langsung jersey tersebut ke badan Rachul dan Rafael.

Penyebab Choerul Huda Meninggal

Selama karisnya di dunia sepak bola, Huda hanya mau membela satu tim saja yaitu Persela Lamongan. Pemerintah Kabupaten yang bisa disebut juga Pemkab Lamongan tengah memberikan penghargaan khusus atas dedikasi dan partisipasinya berupa beasiswa gratis untuk kedua putranya hingga tamat SMA.

Choirul Huda merupakan pria kelahiran 2 Juni 1979, dirinya lahir di Kota Lamongan, Jawa Timur dan wafat di Lamongan, Jawa Timur pada 15 Oktober 2017 menutup umur yang ke 38 tahun. Dia merupakan pemain sepak bola yang sampai saat ini hanya setia bermain di Persela di Liga 1 kompetisi Indonesia. Karirnya bermulai di klub Persela pada 1999 silam. Taruhan Online - Dia merupakan pemain berpostur ktinggi 1.81 cm dan berat badan 78 kg. Penyebab Choirul Huda meninggal setelah insiden dalam pertandingan melawan Semen Padang pada pertandingan Liga 1 pekan ke 29. Dia tidak sengaja bertabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, saat mencoba mengumpulkan bola dari lawan dan tertabrak di dada.

Paramedis segera memberinya perawatan darurat sementara. Salah satu paramedis mengatakan bahwa setelah kejadian itu. Huda masih sempat sadar dan mengeluh sakit dibagian dada. Akan tetapi kondisinya segera kambuh dan dia kemudian meninggal karena luka-lukanya di sebuah rumah sakit setempat.

Return to Index